Home Jobseekers Employers About us Contact us
  Today is: 31/07/2010  

05/01/09 23:28

Measuring Your Level Of Competency At Your Job

<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Verdana; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:EN-MY; mso-fareast-language:EN-MY;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} -->

Motivasi adalah kesediaan untuk menggunakan segala yang di punyai untuk mencapai tujuan yang spesifik. Psikolog Abraham Maslow berteori bahwa ada suatu susunan atau hierarki dari kebutuhan manusia yang akhirnya mempengaruhi motivasinya.

 

1. Fisiologis

2. Keamanan

3. Sosial

4. Penghargaan

5. Aktualisasi Diri

 

 

Menurut teorinya, individu termotivasi oleh kebutuhan yang berada setingkat di atas kebutuhan yang minimum yang sudah dipenuhi. Sekali kebutuhan dasar telah dipenuhi, mereka akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan yang ada pada tingkatan di atasnya. Manusia tidak mungkin termotivasi untuk mendapatkan kebutuhan yang di atas, jika kebutuhan dasar belum di penuhi.

 

 

 

Menurut Frederick Herzberg, pekerja termotivasi dikarenakan oleh faktor penghargaan, prestasi, tantangan, mutu dari isi kerja, pertumbuhan, dan kemajuan. Faktor-faktor seperti administrasi, gaji, dan kebijakan perusahaan menghasilkan ketidakpuasan. Herzberg mengerti bahwa ada faktor lain yang diperlukan untuk menjaga karyawan yang kurang termotivasi dan untuk menghasilkan suatu lingkungan yang akan memotivasi mereka. Faktor ini mempengaruhi administrasi dan kebijakan, hubungan antar pribadi, kondisi kerja, gaji, dan keamanan. Walaupun kadang hal ini tidak membuat karyawan lebih termotivasi,, paling tidak dapat mengurangi  ketidakpuasan dan membawa tatanan dan keamanan di tempat kerja.

 

 

Kepuasan kerja adalah suatu prediksi yang kompleks, di mana tiap hal yang berarti bagi seseorang individu dan belum tentu hal tersebut berarti bagi individu lainnya. Walaupun kepuasan kerja dihubungkan dengan motivasi, hubungan antara keduanya tidak begitu sangat jelas karena kepuasan kerja di asosiasikan dengan perasaan puas oleh prestasi yang di capai. Kepuasa kerja berbicara  tentang sikap dari individu dan prestasi yang di raih.. Hubungan antara prestasi individu dan kepuasan kerja masih merupakan suatu isu yang kontroversi. Ada yang mengatakan bahwa kepuasan kerja akan menghasilkan peningkatan prestasi, sedangkan yang lain mengatakan  bahwa prestasi mengakibatkan kepuasan kerja yang lebih.

 

 Pencapaian individu secara khas ditentukan oleh tiga faktor yang berbeda: motivasi, kemampuan, dan lingkungan pekerjaan dan informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Motivasi adalah keinginan untuk melakukan pekerjaan, dan kemampuan adalah kecakapan seseorang untuk melakukan pekerjaan. Para siswa medis yang melewati program pelatihan dan pendidikan yang keras untuk menyediakan mereka dengan kemampuan untuk menangani berbagai kasus. Selama masa pelatihan mereka menerima pelatihan dari para doktor yang terbaik di bidangnya. Kemampuan pada umumnya bukan suatu masalah. Tetapi ketika motivasi menjadi isu, tugas ini menjadi lebih menantang. Tidaklah mudah untuk menemukan mengapa seseorang tidak mempunyai motivasi yang cukup dan bagaimana perilaku ini dapat diubah. Jadi motivasi memainkan suatu peranan yang penting karena motivasi secara langsung mempengaruhi pencapaian individu.

 

Rasa hormat dapat ditunjukkan secara sederhana tetapi merupakan tindakan yang kuat. Petunjuk ini akan memberi mu ide bagaimana anda mungkin menunjukkan rasa hormat di tempat kerja dan juga membantu anda menghindari rasa kurang hormat yang tidak berguna.

 

Dorongan teman sekerja mu untuk menyatakan ide mereka dan dengarkan apa yang mereka hendak katakan sebelum anda katakan apa yang anda pikirkan. Jangan potong pembiacaraan seseorang selagi ia atau dia masih berbicara.

 

Gunakan ide teman sekerjamu untuk meningkatkan pekerjaan. Biarkan mereka mengetahui jika gagasan mereka telah digunakan, atau doronglah orang itu untuk menerapkan idenya.

 

Perlakukan teman sekerjamu dengan adil, tak perduli jenis kelamin, agama, ras, umur, atau ukuran mereka. Memperlakukan orang-orang dengan cara yang berbeda dapat dikategorikan sebagai pelecehan.

 

Pastikan teman sekerja mu dilibatkan dalam semua pertemuan, diskusi, dan event. Walaupun tidak semua orang dapat mengambil suatu peran di aktivitas ini, pastikan tidak ada orang dikeluarkan juga. Sediakan peluang sama untuk semua untuk menjadi bagian dari regu atau panitia.

Email:
Password:
forgotten password?

 Quick Search
Keyword:
Category:
Location:

 Latest News

 Featured Jobs



Lowongan Kerja



Copyright 2000 . All rights reserved. Cari Kerja di Situs Lowongan Kerja. Situs Lowongan Kerja Bank